Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Alat Tunanetra untuk SLB Ditahan, Sri Mulyani Soroti Kinerja Bea Cukai

Saskia Adelina Ananda , Jurnalis-Senin, 29 April 2024 |03:24 WIB
5 Fakta Alat Tunanetra untuk SLB Ditahan, Sri Mulyani Soroti Kinerja Bea Cukai
Sri Mulyani turun tangan bereskan masalah cukai (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku mendengar laporan penanganan Bea Cukai yang viral, seperti pengiriman sepatu dan pengiriman action figure (Robotic).

Sri Mulyani turun tangan untuk menyelesaikan beberapa isu yang ada di Ditjen Bea Cukai. Semalam, Sri Mulyani membahas mengenai berbagai isu aktual yang muncul di publik terkait pelayanan Bea Cukai.

Dirangkum Okezone, Minggu (28/4/2024) Berikut, fakta-fakta kasus viral Bea Cukai.

1. Keluhan pengenaan Bea Masuk dan Pajak

"Dua kasus ini mirip yaitu terdapat keluhan mengenai pengenaan Bea Masuk dan Pajak. Dalam dua kasus ini, ditemukan indikasi bahwa harga yang diberitahukan oleh perusahaan jasa titipan (PJT) lebih rendah dari yang sebenarnya (under invoicing)," kata Sri Mulyani dalam Instagramnya, Minggu (28/4/2024).

2. Kasus viral di Bea Cukai

Kemudian kasus teranyar di Bea Cukai adalah pengiriman barang untuk Sekolah Luar Biasa (SLB). Di mana barang impor berupa keyboard sebanyak 20 pcs tersebut sebelumnya diberitahukan sebagai barang kiriman oleh PJT pada tanggal 18 Desember 2022.

"Karena proses pengurusan tidak dilanjutkan oleh yang bersangkutan tanpa keterangan apa pun, maka barang tersebut ditetapkan sebagai Barang Tidak Dikuasai (BTD)," imbuh Bendahara Negara.

3. Merupakan barang hibah

Belakangan baru diketahui bahwa ternyata barang kiriman tersebut merupakan barang hibah sehingga BC akan membantu dengan mekanisme fasilitas pembebasan fiskal atas nama dinas pendidikan terkait.

4. Melakukan perbaikan layanan dan proaktif

"Arahan saya jelas, saya minta Bea Cukai terus melakukan perbaikan layanan dan proaktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kebijakan-kebijakan dari berbagai K/L yang harus dilaksanakan oleh Bea Cukai sesuai mandat UU yaitu sebagai border protection, revenue collector, trade facilitator, dan industrial assistance," tegasnya.

5. Perbaiki kinerja Bea Cukai

Sri Mulyani juga meminta Bea Cukai untuk bekerjasama dengan para stakeholders terkait agar dalam pelayanan dan penanganan masalah di lapangan dapat berjalan cepat, tepat, efektif sehingga memberikan kepastian kepada masyarakat.

"Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah dan terus membantu memberikan masukan maupun dukungan lain agar pelayanan dan kinerja Bea Cukai dan Kemenkeu terus membaik," tukasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement