Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Uang Tunai di Gaza, Bank-Bank Hancur

Farida Syifa Anandita , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2024 |08:56 WIB
Krisis Uang Tunai di Gaza, Bank-Bank Hancur
Krisis Uang Tunai di Gaza. (Foto: Okezone.com/AP)
A
A
A

JAKARTA - Masyarakat Palestina yang berada di Gaza mengalami krisis uang tunai. Meski memiliki simpanan di bank, namun tidak dapat menarik uang karena banyak tokok tidak menerima transaksi elektronik.

Seorang Warga Palestina dari Deir al Balah di Gaza, Mohamed al-Kloub, uang tunai menjadi sangat langka di Gaza dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah Israel membekukan alokasi pendapatan pajak Palestina untuk Gaza.

“Ada hari-hari ketika saya tidak bisa membeli sepotong roti untuk anak-anak saya, meskipun roti tersedia dan saya mempunyai uang di rekening bank saya,"ujarnya, dikutip dari BBC Indonesia, Minggu (7/7/2024).

Pada beberapa bulan pertama serangan Israel ke Gaza, ketika jumlah pengungsi meningkat, warga Gaza mengantre di depan mesin ATM dan bank. Bahkan untuk mendapat uang tunai, ada yang menunggu berhari-hari sebelum giliran mereka untuk menarik uang tiba.

Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya jumlah bank yang hancur, beberapa warga dihadapkan pada apa yang oleh warga Gaza disebut sebagai “mafia penukaran uang”. Sebutan itu merujuk pada sekelompok orang yang melihat peluang untuk meraup keuntungan di tengah kekacauan dan kepanikan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement