JAKARTA - Tesla dipastikan tidak membangun pabrik di Indonesia. Bahkan update terbaru dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan mengungkapkan bahwa produsen mobil listrik Elon Musk tersebut tidak akan membangun pabrik di mana pun.
Presiden Jokowi juga sudah mengakui tidak ingin bergantung pada siapapun usai Elon Musk membatalkan pembangunan Pabrik Tesla di Indonesia.
Pasalnya saat ini sudah ada pabrikan Korea Hyundai yang memproduksi mobil listrik dan investasi pabrik baterai listrik di Indonesia.
Okezone pun merangkum fakta terbaru soal nasib investasi di Indonesia, Senin (29/7/2024):
1. Kabar Terbaru dari Tesla
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan Tesla memang tidak jadi membangun pabrik di Indonesia.
2. Alasan Tesla Batal Bangun Pabrik
Menurut Luhut, Tesla tidak berencana menambah pabrik baru di negara manapun, termasuk Indonesia. Setidaknya dalam kurun waktu 2 tahun mendatang.
"Kalau Tesla itu sekarang saya pikir setelah satu tahun dua tahun ini tidak akan membangun pabrik dimana pun. Dia masih konsentrasi dengan apa yang dia kerjakan, tapi setelah itu kita nggak tahu," ujar Luhut
3. Luhut Bakal Temui Elon Musk
Luhut mengaku pihaknya bakal menemui CEO SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk untuk berbicara lebih lanjut terkait potensi investasi lain bisa digarap. Salah satu yang akan ditawarkan Luhut adalah menggarap hilirisasi nikel.
"Nanti saya akan ketemu dia bulan depan ini. Kita masih melihat peluang lain untuk dia masuk mungkin investasi di nikel kita," tambah Luhut.