Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Gaji 2 Pelatih Top Korban Keganasan Shin Tae-yong

Dwi Fitria Ningsih , Jurnalis-Senin, 23 September 2024 |08:05 WIB
Intip Gaji 2 Pelatih Top Korban Keganasan Shin Tae-yong
2 pelatih top korban keganasan Shin Tae-yong (Foto: PSSI)
A
A
A

JAKARTA - Dua pelatih top Roberto Mancini dan Graham Arnold tidak bisa mengalahkan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. Dua pelatih kelas dunia ini menjadi keganasan Shin Tae-yong.

Keduanya memiliki gaji besar sebagai pelatih Timnas Arab Saudi dan Timnas Australia. Berikut adu gaji Roberto Mancini dengan Graham Arnold yang saat ini menjadi keganasan Shin Tae-yong:

Roberto Mancini

Mantan pelatih Manchester City, Mancini menggantikan posisi Herve Renard yang sebelumnya mundur dari kursi pelatih Arab Saudi. Mancini menandatangani kontrak sebagai pelatih Timnas Arab Saudi sampai tahun 2027.

La Gazzetta dello Sport memberikan kabar bahwa kontrak kepelatihan dari Robert Mancini di Arab Saudi disertai dengan gaji tahunan sebesar USD27 juta atau sekitar Rp432 miliar.

Roberto Mancini sudah menyiapkan sebuah strategi untuk mengalahkan Timnas Indonesia di pertandingan yang digelar pada Jumat, 6 September 2024 pukul 01.00 WIB.

Graham Arnold

Graham Arnold, memperoleh gaji tahunan sebesar USD1,9 juta atau sekitar Rp30 miliar. Sebagai mantan penyerang, mencetak gol selalu menjadi prioritasnya. Selain itu, ia pernah mengawasi beberapa kemenangan besar sebagai pelatih saat Australia mengalahkan Chinese Taipei dengan skor 7-1 di kualifikasi Piala Dunia pada dua tahun lalu.

Sepanjang karirnya dalam melatih, Arnold sering memilih gaya permainan yang lebih menyerang sehingga sangat bergantung pada pemain sayap.

Baca Selengkapnya: Adu Gaji Graham Arnold dengan Roberto Mancini, 2 Pelatih Top yang Jadi Korban Keganasan Shin Tae-yong

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement