“Masa kita bikin Sovereign Wealth Fund yang segede ini, yang nomor 7 atau nomor 8, benchmarking-nya yang nggak bagus, berarti ya sama aja setback (kemunduran),” beber dia.
“Kita kasih lihat yang bagus dan yang diinvestasikan ini tadi kan, bukan sepertinya uang masyarakat diambil dari bank yang diinvestasi, bukan. Ini uang dividen (BUMN) yang dimasukkan ke investasi, itu loh. Ini supaya jangan kita berargumentatif yang jadi ini,” lanjut Erick.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.