"Rojali adalah sinyal penting bagi pembuat kebijakan untuk tidak hanya fokus ya menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga memperhatikan bagaimana untuk ketahanan konsumsi dan stabilitas ekonomi rumah tangga pada kelas menengah bawah," pungkas Ateng.
Ia juga mengajak untuk mengamati lebih lanjut apakah fenomena Rojali ini terjadi pada kelas atas, menengah, rentan, atau bahkan di kelas miskin.
BPS sendiri, belum melakukan survei khusus mengenai fenomena Rojali ini, karena survei mereka masih berbasis pada sampel rumah tangga di Susenas.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.