Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Digitalisasi Pasar Tradisional dengan Transaksi Nontunai, Penggunaan QRIS Naik 47%

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Jum'at, 22 Agustus 2025 |07:11 WIB
Digitalisasi Pasar Tradisional dengan Transaksi Nontunai, Penggunaan QRIS Naik 47%
Digitalisasi Pasar Tradisional dengan Transaksi Nontunai, Penggunaan QRIS Naik 47% (Foto: Okezone)
A
A
A


Sekadar informasi, digitalisasi pasar yang diadakan Pemprov DKI Jakarta bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut diikut BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Digitalisasi pasar dilakukan secara kolaboratif yang bertujuan untuk mendorong pasar tradisional beralih ke sistem pembayaran digital demi menciptakan transaksi yang lebih cepat, aman, dan transparan.

Adapun dari 153 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya, sebanyak 20 pasar tradisional dijadikan lokasi percontohan. Pasar-pasar tersebut dipilih secara acak dengan mempertimbangkan klasifikasi (kelas A, B, dan C) serta jumlah tempat usaha yang aktif. Mereka bersaing dalam beberapa kategori, yakni Program Literasi Teraktif, Digitalisasi Keuangan Terbaik, dan Akses Keuangan Termasif.

Bank Jakarta memperoleh tiga kategori penghargaan sekaligus, di antaranya sebagai Mitra Perbankan Terbaik Kategori Pasar B (Pasar Koja) dan Pasar A (Pasar Mayestik), serta sebagai Mitra Bank Literasi Keuangan Terbaik Kedua

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement