"Sementara melalui sharing operations, mendorong kolaborasi antar prinsipal, distributor, dan brand owner dengan berbagi armada, gudang, serta sumber daya operasional. Model ini memungkinkan perluasan jangkauan pasar dengan investasi minimum, sekaligus menjaga operasi tetap adaptif," ujarnya.
Menurut Surianto, transformasi distribusi tidak hanya berkaitan dengan digitalisasi, tetapi juga pemanfaatan data dan kolaborasi sebagai penggerak efisiensi.
"Investasi teknologi dapat kembali dengan sendirinya melalui produktivitas yang meningkat dan kontrol operasional yang lebih kuat,” ujarnya.