Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendag Minta UMKM Aktif Jualan Online: Minim Modal Tanpa Perlu Sewa Toko

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 27 November 2025 |14:43 WIB
Mendag Minta UMKM Aktif Jualan Online: Minim Modal Tanpa Perlu Sewa Toko
Mendag Minta UMKM Aktif Jualan Online: Minim Modal Tanpa Perlu Sewa Toko (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong para pelaku UMKM untuk semakin aktif memanfaatkan platform digital sebagai sarana berjualan. Menurutnya, transformasi ke penjualan online bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing di tengah perubahan perilaku konsumen.

Mendag yang akrab disapa Busan ini berpendapat bahwa transformasi dari offline ke online sebenarnya bukanlah fenomena yang baru. Dia mencontohkan bagaimana ketika minimarket pertama kali muncul banyak yang menganggap akan menghancurkan toko kelontong, namun pada kenyataannya kedua toko bisa berjalan berdampingan sampai saat ini.

"Ini sama dengan offline dan online ya. Offline katanya banyak terganggu dengan online tetapi kalau kita lihat UMKM kita juga banyak yang bergerak, banyak yang hidup karena online. Karena mereka tidak perlu ada toko, ada tempat yang biaya mahal tapi dia bisa berjualan secara online," kata Busan di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

Busan menegaskan bahwa kekhawatiran pelaku usaha kecil terhadap dominasi platform online tidak sepenuhnya tepat. Dia menyebut justru banyak UMKM yang tumbuh dan bertahan karena memanfaatkan penjualan digital. 

 

Untuk memastikan ekosistem usaha tetap seimbang, Kemendag mengembangkan kebijakan hybrid atau omnichannel yang memungkinkan pelaku usaha offline merambah pasar online secara bertahap.

Tak hanya UMKM, Mendag juga menekankan pentingnya transformasi digital bagi pasar rakyat. Dia menjelaskan bahwa Kemendag telah memberikan pendampingan agar pedagang pasar tradisional dapat melakukan penjualan secara online, sekaligus menjaga lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman.

"Kita juga ada program di pasar rakyat ya di toko-toko ada pasar tradisional, pasar rakyat itu bagaimana dia juga bisa jualan online. Dan juga kami pesan kepada Bapak-Ibu para pimpinan di daerah untuk menjaga pasarnya bersih. Ada banyak contoh saya kira pasar-pasar di daerah walaupun pasar tradisional, menjadi pilihan tidak hanya untuk berbelanja tetapi untuk wisata kuliner," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement