JAKARTA - Minat masyarakat Indonesia untuk pergi berlibur ke luar negeri masih sangat tinggi. Bahkan selama Natal dan Tahun Baru, penerbangan domestik tercatat lesu.
Secara kumulatif pada periode 18 hingga 30 Desember 2025, jumlah penumpang penerbangan domestik turun 2,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut terjadi meski jumlah penerbangan domestik justru naik 2,01%.
"Jadi pesawatnya ada, tapi justru jumlah penumpangnya yang turun. Itu kondisi domestik," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa.
Sebaliknya, pergerakan penumpang penerbangan internasional menunjukkan tren positif. Hingga 30 Desember 2025, jumlah penumpang internasional harian meningkat 4 persen dengan jumlah penerbangan relatif stagnan. Secara kumulatif sejak 18 Desember 2025, jumlah penerbangan internasional naik 7,2 persen dan penumpangnya bertambah 5 persen.
Tren peningkatan penumpang internasional juga tercermin di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pada puncak arus penumpang 28 Desember 2025, tercatat 82.445 penumpang atau naik 12 persen dibandingkan hari yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh penerbangan internasional, sementara penumpang domestik tidak mengalami lonjakan signifikan.