Mirah menegaskan bahwa investasi seharusnya tidak hanya diukur dari besaran nilai rupiah, tetapi juga dari kemampuannya menyerap tenaga kerja, menjaga keberlanjutan usaha, mematuhi norma ketenagakerjaan, serta melindungi hak-hak buruh.
Dia juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan ketenagakerjaan dan memastikan investasi yang masuk bersifat ramah pekerja.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan peningkatan investasi justru berjalan beriringan dengan PHK massal.
"Bagi kami, investasi yang ideal adalah investasi yang menumbuhkan ekonomi sekaligus menjamin rasa aman bagi pekerja dan keluarganya, bukan sebaliknya," tutup Mirah.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.