"Kami menyambut gembira dengan adanya ruas tol fungsional Yogyakarta–Bawen. Tentunya, bangkitan arus dari Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Yogyakarta dapat terpecah, sehingga skenario rekayasa lalu lintas menjadi lebih tepat, termasuk pemberlakuan one way atau contraflow bila diperlukan," kata Agus.
Senada dengan Agus, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menyampaikan bahwa pengoperasian dua jalur fungsional tersebut menjadi bagian penting dalam mengantisipasi peningkatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
"Secara historis, DIY dan Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan favorit di Pulau Jawa. Jadi, dengan rencana jalur fungsional Ambarawa–Bawen, ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang menuju Temanggung dan Magelang," ucap Aan.