Kondisi cadangan defisit kita hingga Desember masih kuat, setara dengan 6,2 bulan impor, yakni Rp156,5 miliar. Defisit fiskal masih terjaga di batas 3%. Selain itu, sektor perbankan masih dalam kondisi baik, dengan pertumbuhan kredit mencapai 9,6% dan dana pihak ketiga masih double digit, yaitu 13,83%. Dari segi permodalan, capital adequacy ratio (CAR) masih di angka 25,87%. Rasio utang terhadap PDB masih di bawah batas 60%, yakni 40%.
"Dan kalau kita lihat rating negara kita, dari investment grade, baik dari Moody’s BAA2, kemudian Fitch BBB, dan S&P. Jadi, kondisi makroekonomi kita saat ini, seperti yang sudah sering disampaikan, tetap kuat," ujarnya