Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gentengnisasi, Indonesia Bebas Atap Seng dalam 3 Tahun

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 03 Februari 2026 |19:30 WIB
Gentengnisasi, Indonesia Bebas Atap Seng dalam 3 Tahun
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal Rencana Gentengnisasi. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan rencana menata atap rumah masyarakat dengan genteng sebagai bagian dari perbaikan infrastruktur untuk kepentingan publik.

AHY mengatakan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kementerian Transmigrasi, yang disupervisi Kemenko Infrastruktur, akan menjalankan program ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah memperbaiki kualitas tempat tinggal masyarakat.

"Kami akan terus mendorong sejumlah kementerian terkait, terutama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, juga Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk Kementerian Agraria," kata AHY saat ditemui di acara diskusi di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menurut AHY, semangat Presiden Prabowo soal ‘gentengnisasi’ pemukiman masyarakat bertujuan memastikan kualitas hidup yang lebih layak. Ia menekankan bahwa isu fasilitas tempat tinggal tidak hanya soal jumlah perumahan atau backlog, tetapi juga kondisi rumah yang sudah ada.

"Pak Presiden memang menekankan masyarakat harus hidup lebih layak. Ada cukup banyak program yang berpihak untuk membantu masyarakat prasejahtera agar memiliki rumah yang lebih baik," ujarnya.

"Contohnya penggunaan genteng, yang membuat rumah lebih sejuk, rapi, dan nyaman. Beliau menunjukkan gerakan Indonesia ASRI, yakni A-nya Aman, S-nya Sehat, R-nya Resik/Bersih dan Rapi, I-nya Indah. Jadi, aman, sehat, bersih, dan indah," imbuh AHY.

 

Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan program Gentengisasi sebagai upaya mempercantik estetika permukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian rakyat di seluruh pelosok negeri. Program ini menargetkan Indonesia bebas atap seng dalam tiga tahun.

Program tersebut diungkapkan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Proyek Gentengisasi merupakan pilar utama dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

"Salah satu aspek untuk menciptakan keindahan, saya lihat di semua kota, kecamatan, dan hampir semua desa, masih terlalu banyak atap seng. Seng ini panas untuk penghuni dan mudah berkarat. Jadi, tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ujar Prabowo.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement