Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |13:38 WIB
Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok
Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani mengatakan, siap melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 6 proyek hilirisasi Indonesia pada besok, Jumat 6 Februari 2026.

6 Proyek Hilirisasi Rp97 Triliun

Rosan mengatakan, 6 proyek hilirisasi tersebut seluruhnya dibiayayai oleh Danantara dengan total nilai USD5,8 miliar atau setara Rp97,29 triliun. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari rencana 18 proyek hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. 

"(Groundbreaking) rencana besok sore. Untuk 6 proyek itu nilai investasinya kurang lebih sekitar USD5,8 miliar," ungkap Rosan di The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Daftar Proyek Hilirisasi

Pemerintahan Prabowo menargetkan setidaknya akan membangun 18 proyek hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian. Harapannya proyek ini mampu membuka lapangan kerja yang lebih luas untuk masyarakat. 

Total kebutuhan investasi untuk mendanai 18 proyek tersebut sekitar Rp600 triliun. Proyek ini ditargetkan pemerintah mampu menjadi substitusi ketergantungan produk impor. 

"Ini yang 6 proyek hilirisasi akan dibiayai oleh Danantara semua," tambah Rosan. 

 

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika mengatakan, rancangan konsep proyek-proyek tersebut saat ini telah diserahkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk dicarikan calon investor maupun skema pendanaan lain. 

"Tapi semuanya pasti akan selesai akhir tahun ini lah. Karena harus segera dieksekusi proyeknya," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM.

Secara rinci, terdapat 8 proyek di sektor hilirisasi mineral dan batu bara dengan total investasi sebesar USD20,1 miliar atau Rp21,8 triliun. Kemudian, 2 proyek di sektor transisi energi senilai USD2,5 miliar atau Rp40 triliun, dan 2 proyek lainnya di sektor ketahanan energi senilai USD14,5 miliar atau Rp232 triliun.

Selanjutnya, terdapat 3 proyek di sektor hilirisasi pertanian senilai USD444,3 juta atau Rp7,11 triliun, dan 3 proyek di sektor hilirisasi kelautan dan perikanan senilai USD1,08 miliar atau Rp17,22 triliun.


 

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement