Zulkifli Hasan juga menyampaikan rencana penguatan infrastruktur logistik pangan melalui pembangunan gudang BULOG di Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa. Dia menambahkan bahwa tren produksi beras nasional terus meningkat. “Tahun lalu BULOG serap 3 juta ton setara beras. Tahun ini kita targetkan 4 juta ton. Kalau tercapai, insyaallah kita tidak hanya tidak impor, tapi bisa ekspor beras,” tegasnya.
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat krusial dalam peta ketahanan pangan nasional.
“Selain sentra produksi pertanian di Pulau Jawa, Sulawesi Selatan merupakan wilayah strategis sebagai penyangga pangan nasional. Dengan dukungan pemerintah melalui sarana dan prasarana pertanian, kami optimistis produksi beras di Sulsel akan semakin meningkat dan penyerapan gabah dapat berjalan optimal," katanya.
Melalui panen raya dan launching serapan gabah ini, BULOG menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas harga, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta mendorong terwujudnya swasembada dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan.
(Agustina Wulandari )