JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melakukan perombakan jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), khususnya pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Anggaran. Pelantikan ini menandai langkah ketiga dalam satu bulan terakhir, sekaligus menegaskan intensitas pembenahan organisasi yang tengah dilakukan.
Purbaya menyampaikan bahwa rangkaian rotasi ini merupakan strategi matang untuk memastikan penempatan sumber daya manusia (SDM) yang tepat guna menghadapi dinamika ekonomi yang kian menantang.
"Ini adalah langkah terencana untuk penguatan kinerja organisasi. Notasi adalah hal yang wajar dalam organisasi, tujuannya untuk penyegaran baik pegawai maupun untuk organisasi," tegas Purbaya dalam sambutannya, Jumat (6/2/2026).
Menkeu menekankan bahwa mutasi jabatan di instansi besar seperti Ditjen Pajak serta Ditjen Bea dan Cukai adalah bagian dari siklus profesionalisme yang tidak perlu dikhawatirkan oleh para pegawai selama mereka menjaga integritas dan performa.
"(Rotasi) hal yang lumrah, yang biasa. Ketika anda menunjukkan kinerja yang baik, pasti akan dipromosikan ke tempat yang lebih baik lagi. Jadi jangan takut dan jangan putus asa, ini adalah hal yang biasa," tuturnya.
Purbaya menyadari adanya dinamika emosional di internal instansi akibat perpindahan tugas ini, namun ia mengingatkan agar fokus utama tetap pada pengabdian kepada negara.
“Yang senang saya ucapkan selamat, yang sedih terus bekerja keras. Jangan takut dan jangan putus asa,” ujarnya.
Tantangan fiskal yang semakin rumit menuntut Kemenkeu untuk memiliki aparatur yang gesit dan adaptif.
Menurut Purbaya, penyegaran personel secara berkala adalah cara untuk memastikan mesin organisasi tetap prima.
"Kemenkeu menghadapi tantangan yang sangat kompleks, sehingga membutuhkan pegawai dan organisasi yang selalu fit," tegas Purbaya.
Melalui pelantikan ini, Menkeu berharap para pejabat baru dapat segera berakselerasi dan memberikan kontribusi nyata dalam mengamankan keuangan negara.
Dia memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran yang tetap menjunjung tinggi integritas di tengah masa transformasi ini.
(Taufik Fajar)