Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berapa Gaji TKI di Singapura? Segini Kisarannya 

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 08 Februari 2026 |20:19 WIB
Berapa Gaji TKI di Singapura? Segini Kisarannya 
Gaji TKI di Singapura (Foto; Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Berapa gaji TKI di Singapura? Singapura merupakan salah satu negara dengan gaji tertinggi untuk TKI ini menjadi pilihan untuk memperbaiki kondisi ekonomi. 

Di mana bekerja di luar negeri bisa jadi pilihan untuk meningkatkan kondisi ekonomi karena menawarkan gaji yang tinggi. 

Selain faktor finansial, bekerja di luar negeri juga membuka peluang pengembangan karier. Berbeda dengan Indonesia, Singapura tidak memiliki UMR. 

Sebagai gantinya, ada sistem Progressive Wage Model (PWM) dan Local Qualifying Salary (LQS) yang mengatur gaji minimum di sektor tertentu. 

Selain itu, pekerja kantoran biasanya digaji berdasarkan standar industri dan permintaan pasar. 

Dikutip, Dealls, Minggu (8/2/2026) Banyak orang penasaran UMR Singapura 2026, terutama pekerja asing dan fresh graduate. 

Namun, Singapura tidak memiliki Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku secara umum seperti di Indonesia.

 

Sebagai gantinya, ada dua sistem utama yang mengatur gaji minimum di Singapura:

Progressive Wage Model (PWM): sistem pengupahan yang mengatur gaji minimum bagi pekerja berpenghasilan rendah di sektor tertentu, seperti kebersihan, keamanan, dan ritel.

Local Qualifying Salary (LQS): batas gaji minimum untuk tenaga lokal. Perusahaan harus membayar tenaga lokal minimal sebesar LQS agar bisa merekrut tenaga kerja asing dengan izin kerja, seperti S Pass atau Employment Pass (EP).

Meskipun tidak ada UMR standar, pemerintah Singapura menetapkan batas gaji minimum bagi tenaga lokal dan tenaga asing sebagai berikut. 

Tenaga Lokal (LQS): SGD 1.400 per bulan (sekitar Rp16 juta per bulan)
Tenaga Asing (Employment Pass/EP):
Sektor jasa non-keuangan: SGD 5.600 per bulan (sekitar Rp64 juta per bulan)

Sektor jasa keuangan: SGD 6.200 per bulan (sekitar Rp71 juta per bulan)
Apabila bandingkan dengan UMR rata-rata di Indonesia, yang sekitar Rp3.113.359 per bulan—gaji di Singapura bisa 3 hingga 12 kali lipat lebih tinggi, tergantung profesi dan industri. 

Namun, biaya hidup di Singapura jauh lebih tinggi. 

Kemudian, fresh graduate yang ingin bekerja di Singapura, standar gaji awal bergantung pada industri dan latar belakang pendidikan. 

Rata-rata gaji fresh graduate di sana berkisar antara SGD3.500–SGD 4.500 per bulan (sekitar Rp42 juta–Rp54 juta). 

Namun pada bidang teknologi, keuangan, dan medis, gajinya bisa lebih tinggi.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement