Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Ubah Limbah Sawit Jadi BioCNG, Pabrik Ditargetkan Beroperasi 2027

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |19:01 WIB
RI Ubah Limbah Sawit Jadi BioCNG, Pabrik Ditargetkan Beroperasi 2027
RI Ubah Limbah Sawit Jadi BioCNG, Pabrik Ditargetkan Beroperasi 2027 (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina melalui anak usahanya yaitu PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari fasilitas produksi BioCNG yang dikembangkan oleh KIS Group dan AEP Group.

Dimulainya proyek strategis resmi ditandai melalui seremoni pembangunan pabrik BioCNG di Tapung Hilir, Kampar, Riau, Jumat 6 Februari 2026.

Pabrik Ditargetkan Beroperasi 2027

Fasilitas ini dijadwalkan beroperasi secara komersial pada kuartal I-2027 dengan memanfaatkan metana dari pengelolaan limbah kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent - POME) yang dihasilkan oleh PT Bina Pitri Jaya, bagian dari AEP Group. 

Setelah beroperasi, fasilitas ini diproyeksikan dapat menghasilkan BioCNG sekitar 142.450 MMBTU per tahun dan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 70.085 ton CO2 per tahun.
 
"Optimasi BioCNG merupakan langkah yang strategis dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di berbagai sektor. PGN bersama Gagas berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang lebih bersih dan mendorong integrasi gas bumi dengan energi baru terbarukan dalam ekosistem energi nasional," kata uDirektur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement