Dia mengatakan kondisi ekonomi Indonesia akan dibuka utamanya mengenai penerimaan negara yang meningkat hingga rencana pengelolaan ekonomi oleh BPI Danantara.
"Nah, ini tentu perlu diperhatikan terkait dengan penjelasan yang diperlukan, utamanya mengenai penerimaan negara yang juga berpotensi meningkat, serta terkait dengan rencana dari Danantara," terang Airlangga.
Soal laporan-laporan lembaga pemeringkat, Airlangga bilang sejauh ini rating yang diberikan masih pada level yang baik untuk investasi. Hanya saja memang ada outlook negatif dari Moody's.
"Dilaporkan pula kepada Bapak Presiden bahwa dari seluruh lembaga pemeringkat, baik Moody's, Fitch, maupun S&P, penilaiannya masih pada level investment grade. Memang ada outlook negatif dari Moody's," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)