GSW di kawasan Pantura direncanakan membentang sepanjang 535 kilometer di lima provinsi, meliputi lima kota dan 25 kabupaten.
BOPPJ menekankan urgensi proyek GSW bukan hanya untuk meminimalkan dampak lingkungan, tetapi juga menghindari potensi kerugian ekonomi akibat abrasi dan penurunan permukaan tanah.
“Bukan hanya penduduk 17 sampai 20 juta jiwa yang harus kami lindungi, tetapi juga seluruh aset nasional di Pantura Jawa yang nilainya kurang lebih sekitar 368 miliar dolar AS,” kata Didit saat ditemui di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Proyek pembangunan GSW di Jakarta ditargetkan melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pada September 2026. Berdasarkan kajian Kemenko IPK, tanggul laut raksasa tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 123 triliun.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.