Dengan target pembangunan ribuan unit rumah, para pelaku usaha dipastikan harus meningkatkan kapasitas produksinya.
Untuk mendukung ekspansi tersebut, sektor perbankan dan lembaga pembiayaan telah bersiaga yakni BRI dan BP Tapera.
Ara menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan perbankan. Jika ekosistem ini berjalan, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan pelaku ekonomi.
“Ini sinergi. Masyarakat senang karena rumahnya lebih baik, industri senang karena produksinya naik, pengembang terbantu, perbankan ikut membiayai. Jadi semua bergerak,” katanya.
Program gentengisasi ini pun diharapkan menjadi model percontohan bagaimana kebijakan perumahan dapat diintegrasikan dengan pemberdayaan industri lokal, khususnya di wilayah-wilayah sentra produksi seperti Jawa Barat yang selama ini menjadi penyumbang terbesar unit rumah nasional.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.