JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan stok kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Lebaran 2026. Data neraca pangan menunjukkan posisi surplus untuk komoditas strategis nasional, termasuk beras, jagung, gula konsumsi, dan cabai.
“Insyaallah, masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Amran, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, ketersediaan pangan tersebut tidak hanya terjadi secara nasional, tetapi juga di tingkat daerah. Pemerintah melakukan pemantauan harian untuk memastikan produksi dan distribusi berjalan lancar, terutama selama momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa dan Lebaran.
"Ini kami pantau harian. Jadi, stok ada, produksi berjalan, distribusi kita kawal. Target kita sederhana: Lebaran tenang, harga stabil, masyarakat tersenyum,” imbuh Amran.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga cabai rawit merah secara nasional tercatat turun 4,95 persen dalam sepekan terakhir, dari Rp77.937 per kilogram pada 24 Februari 2026 menjadi Rp74.082 per kilogram pada 3 Maret 2026.
Di Provinsi Gorontalo, harga cabai rawit merah juga turun 3,63 persen pada periode yang sama, dari Rp55.917 per kilogram menjadi Rp53.889 per kilogram.
Penurunan harga ini disebut Amran menjadi indikasi membaiknya pasokan di tingkat pasar serta turut menjaga daya beli masyarakat. Dengan stok yang memadai hingga Lebaran, ia berharap kondisi pasar tetap stabil dan memberikan rasa tenang bagi konsumen maupun pedagang menjelang Lebaran 2026.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.