Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Hari Ini Makin Melemah ke Rp16.903 per Dolar AS Imbas Perang AS-Iran

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |17:00 WIB
Rupiah Hari Ini Makin Melemah ke Rp16.903 per Dolar AS Imbas Perang AS-Iran
Rupiah Hari Ini Makin Melemah ke Rp16.903 per Dolar AS Imbas Perang AS-Iran (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Kamis (5/3/2026), turun 11 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.903 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan Rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu tensi geopolitik di Timur Tengah memanas setelah Iran meluncurkan gelombang rudal ke Israel yang menyebabkan jutaan penduduk berlindung di tempat perlindungan bom saat konflik memasuki hari keenam dan hanya beberapa jam setelah upaya untuk menghentikan serangan udara AS diblokir di Washington.

"Pada hari Rabu, sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, menewaskan sedikitnya 80 orang, dan pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki," tulis Ibrahim dalam risetnya..

Pasukan Iran telah menyerang kapal tanker minyak di atau dekat Selat Hormuz. Ledakan dilaporkan terjadi di dekat sebuah kapal tanker di lepas pantai Kuwait, menurut Operasi Perdagangan Maritim Inggris.

Eskalasi tersebut terjadi ketika putra pemimpin tertinggi Iran yang telah tewas muncul sebagai kandidat terdepan untuk menggantikannya, menunjukkan bahwa Teheran tidak akan menyerah pada tekanan, lima hari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer yang telah menewaskan ratusan orang dan mengguncang pasar global.

Dalam perkembangan lain, Presiden Donald Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya, sebuah langkah yang dipandang ramah terhadap penurunan suku bunga oleh pasar.

Di Asia, Tiongkok menetapkan target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2026 sebesar 4,5-5 persen pada hari Kamis, sedikit penurunan dari laju 5 persen yang dicapai tahun lalu, yang memberikan ruang untuk upaya yang lebih besar meskipun tidak menentukan untuk mengurangi kelebihan kapasitas industri dan menyeimbangkan kembali perekonomian.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement