Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar 7 Negara dengan Cadangan Minyak Paling Sedikit Imbas Konflik AS-Israel vs Iran 

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 06 Maret 2026 |19:16 WIB
Daftar 7 Negara dengan Cadangan Minyak Paling Sedikit Imbas Konflik AS-Israel vs Iran 
Penutupan Selat Hormuz (Foto: Okezone)
A
A
A

2. Jepang 

Jepang lebih rentan lagi jika Selat Hormuz ditutup. Hal ini karena negara tersebut sangat bergantung dengan energi dari negara-negara Teluk karena keterbatasan produksi di dalamnya. Jepang mengimpor lebih dari 90 persen minyaknya melalui Selat Hormuz. 

Dikutip dari The Maichi, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan bahwa negaranya hanya memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 254 hari ke depan.

3. Korea Selatan 

Korea Selatan juga bergantung pada energi dari negara-negara Teluk karena keterbatasan produksi di dalam negeri. 

Korea Selatan memperoleh sekitar 70 persen minyak mentahnya dari wilayah tersebut. 

Negara itu kini hanya memiliki cadangan minyak yang cukup untuk konsumsi lebih dari 219 hari.

4. Taiwan  

Taiwan Ketergantungan terhadap energi impor menghadirkan kekhawatiran global lainnya. 

Negara ini mengimpor lebih dari 96 persen energinya, dengan sebagian besar minyak dan gasnya tiba melalui Selat Hormuz. 

Di tengah konflik di Timur Tengah, Taiwan hanya memiliki cadangan minyak sekitar 120 hari, tetapi hanya sekitar 11 hari pasokan gas alamnya. Gangguan yang berkepanjangan dapat memengaruhi produksi semikonduktor.

5. Thailand 

Para ahli memperingatkan bahwa Thailand akan menghadapi risiko yang signifikan karena negara itu bergantung pada impor minyak. 

Dilansir dari Sunday Guardian Impor minyak bersih Thailand mencapai 4,7 persen dari PDB-nya.

6. India  

India baru-baru ini,mengubah strategi pengadaan minyaknya sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan dengan AS. 

Kesepakatan tersebut mencakup pengurangan ketergantungan pada minyak Rusia dan peningkatan impor dari wilayah lain, terutama Teluk Persia.

7. Indonesia 

Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih cukup hanya untuk 25 hari. 

"Masih cukup, 25 hari," kata Bahlil.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement