Harga minyak dunia turun tajam pada perdagangan Selasa setelah sempat melonjak . (Foto: Okezone.com/Freepik)
Analisis dari BCA Research mencatat bahwa pasar dunia saat ini sangat sensitif terhadap akses di Selat Hormuz. Mengingat 20 persen aliran minyak dunia melewati jalur tersebut, ancaman penutupan jalur ini menjadi alasan utama terjadinya volatilitas ekstrem di pasar modal maupun obligasi dalam beberapa hari terakhir.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.