Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

46 Ribu Calon Penumpang Batal Terbang ke Timur Tengah Imbas Perang Israel-AS vs Iran

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2026 |20:36 WIB
46 Ribu Calon Penumpang Batal Terbang ke Timur Tengah Imbas Perang Israel-AS vs Iran
enumpang Batal Terbang ke Timur Tengah (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Achmad Syahir mengungkapkan setidaknya ada sekitar 46 ribu calon penumpang yang batal terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Ngurah Rai (DPS), buntut konflik AS-Iran.

Dia mencatat, selama kurang dari sebulan atau periode 28 Februari hingga 10 Maret 2026, terdapat 194 penerbangan yang terdampak atau dibatalkan dari Bandara Soekarno-Hatta dengan total 26.303 penumpang terdampak.

"Memang ada beberapa penerbangan yang terdampak akibat dari kondisi geopolitik saat ini. Memang di Soekarno Hatta ini ada 6 rute terdampak, di Denpasar ada 3 rute," ujarnya dalam konferensi pers di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Rabu (11/3/2026).

Achmad Syahir memaparkan, rute yang paling banyak mengalami pembatalan adalah Doha (DOH) dengan total 8.934 penumpang, sedangkan jumlah penumpang terdampak terbanyak terjadi pada 4 Maret 2026 mencapai 1.717 orang. Terdapat enam rute yang terdampak dari dan menuju Timur Tengah, yakni Abu Dhabi (AUH), Doha (DOH), Dubai (DXB), Jeddah (JED), Muscat (MCT), dan Madinah (MED).

Sementara itu di Bandara Ngurah Rai, Bali (DPS) tercatat 93 penerbangan terdampak dengan total 20.718 penumpang. Ada tiga rute yang terdampak, yaitu Abu Dhabi (AUH), Doha (DOH), dan Dubai (DXB). Rute dengan jumlah penumpang terdampak paling besar adalah Dubai (DXB) dengan 8.296 penumpang, sedangkan jumlah penumpang terbanyak dalam satu hari terjadi pada 2 Maret 2026 sebanyak 1.620 penumpang.

Gangguan penerbangan ini melibatkan sejumlah maskapai, di antaranya Etihad Airways dengan 67 penerbangan terdampak pada rute Jakarta, Bali, dan Abu Dhabi menggunakan pesawat Boeing 787-9 dan 787-10. Emirates Airlines mencatat 62 penerbangan terdampak pada rute Jakarta, Bali, dan Dubai dengan armada Boeing 777W, Airbus A380, dan Boeing 777-300.

 

Kemudian Qatar Airways menjadi maskapai dengan jumlah penerbangan terdampak terbesar yakni 99 penerbangan, melayani rute Jakarta, Bali, dan Doha menggunakan pesawat Airbus A359 dan Boeing 787-8. Saudia Airlines juga mengalami 40 penerbangan terdampak pada rute Jakarta, Jeddah, dan Madinah menggunakan Boeing 777W.

Dari maskapai nasional, Achmad Syahir menyebut Garuda Indonesia ada 18 penerbangan terdampak pada rute Jakarta–Doha dan Jakarta–Jeddah dengan pesawat Airbus A339 dan Boeing 777W. Sementara Lion Air mengalami 11 penerbangan terdampak pada rute Jakarta, Medan, dan Jeddah menggunakan Airbus A333. Maskapai Oman Air juga terdampak dengan 6 penerbangan pada rute Jakarta–Muscat menggunakan pesawat Boeing 787-9.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement