JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pengelolaan sumber daya alam Indonesia, termasuk batu bara dan kelapa sawit, harus diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan nasional.
“Saya tegaskan di sini bahwa semua produksi batu bara diutamakan untuk kepentingan kebutuhan nasional kita. Itu juga berlaku untuk semuanya, termasuk kelapa sawit,” ujar Prabowo, Sabtu (14/3/2026).
Kepala Negara menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, pemerintah menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pengelolaan sumber daya alam.
“Semua kekayaan alam yang ada itu adalah milik bangsa. Saya tegaskan itu,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan pemerintah terus memastikan ketersediaan batu bara bagi kebutuhan domestik melalui kebijakan pengendalian ekspor dan penerapan kewajiban pemenuhan pasar dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO).
“Sekarang perusahaan-perusahaan batu bara yang sudah mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) diwajibkan memenuhi DMO. Kalau kebutuhan nasional tidak tercukupi, maka izin ekspor tidak akan kami keluarkan. Artinya orientasi kita adalah kebutuhan domestik,” ujarnya.
Bahlil menambahkan pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan yang mengatur agar seluruh produksi batu bara nasional terlebih dahulu dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Bahkan kami telah menyiapkan keputusan menteri bahwa seluruh produksi batu bara yang dihasilkan harus memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Sisanya baru diekspor,” jelasnya.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan rakyat dan pembangunan nasional.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.