Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Rokok Buka Suara soal Pembatasan Nikotin dan Tar

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 15 Maret 2026 |10:34 WIB
Industri Rokok Buka Suara soal Pembatasan Nikotin dan Tar
Industri Rokok Buka Suara soal Pembatasan Nikotin dan Tar (Foto: Freepik)
A
A
A

Dampak Sosial Ekonomi

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo)Benny Wachjudi turut menyampaikan kekhawatiran mengenai dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan akibat dari wacana kebijakan tersebut. Dia menekankan bahwa IHT sejatinya telah sadar akan eksternalitas produk tembakau dan telah mematuhi ratusan peraturan yang berlaku untuk sektor tembakau. 

Jika batas nikotin diturunkan hingga angka yang tidak realistis, misalnya satu miligram, maka tembakau dari daerah-daerah penghasil utama seperti Jawa tidak akan lagi terserap oleh pabrikan. 

Benny memaparkan, rata-rata kadar tar pada rokok kretek tangan saat ini berada di kisaran 34 hingga 52 miligram, sementara rencana pemerintah ingin memangkasnya hingga 10 miligram. Angka tersebut sangat jauh dari kenyataan teknis produksi dan standar nasional Indonesia (SNI) yang berlaku saat ini.

Penurunan batas tersebut dianggap sebagai upaya pembunuhan industri kretek yang merupakan sektor padat karya sekaligus warisan budaya nasional. 

"Kalau pembatasan tar itu dilakukan, maka tidak bisa karena rokok kretek pasti akan mati," tegas Benny.

Lebih lanjut dia menjelaskan pelarangan bahan tambahan seperti mentol juga akan memukul seluruh ekosistem tembakau. Pada akhirnya, penerimaan negara dari cukai hasil tembakau (CHT) dengan nilai ratusan triliun rupiah tiap tahunnya akan terancam turun drastis jika wacana pembatasan kadar nikotin dan tar pada produk tembakau disahkan.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement