Ajinomoto melalui Ajinomoto Health Provider menghadirkan berbagai rangkaian inisiatif lingkungan yang dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Di antaranya adalah inovasi kemasan yang lebih ramah lingkungan. pada tahun 2020 Ajinomoto telah menerapkan berbagai terobosan seperti penggunaan material daur ulang dengan menggunakan kemasan mono-material, serta pengurangan ketebalan kemasan guna meminimalkan penggunaan plastik pada beberapa produk.
Pihaknya mengganti sebagian material plastik dengan kertas sehingga mampu menurunkan penggunaan plastik hingga 30% serta pengurangan header part berhasil menghemat penggunaan plastik sebesar 8,4%. Sementara itu, inovasi lainnya dengan berbahan mono-material memberikan efisiensi penggunaan plastik hingga 9,5% per kemasan.
Di sisi lain, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai bank sampah, seperti Bank Sampah Gunung Emas (Jakarta Timur), Bank Sampah Induk Patriot Bekasi, Karawang, Mojokerto, dan Surabaya, serta TPS 3R di wilayah Karawang dan Mojokerto. Hal ini tentu selain menyediakan infrastruktur pengelolaan sampah.
Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat. Dari seluruh inisiatif tersebut, Ajinomoto berhasil menangani 352 ton sampah sepanjang tahun 2025. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya membantu lingkungan, tetapi pada beberapa komunitas juga membuka peluang ekonomi melalui skema pengumpulan sampah.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.