Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasca-Lebaran 2026, Pasokan Pangan Aman dan Harga Stabil

Tangguh Yudha , Jurnalis-Sabtu, 28 Maret 2026 |17:06 WIB
Pasca-Lebaran 2026, Pasokan Pangan Aman dan Harga Stabil
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan pangan tetap terjaga setelah Lebaran 2026. (foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan pangan tetap terjaga setelah Lebaran 2026. Pemantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan harga komoditas pangan strategis, terutama produk unggas dan hortikultura, mulai stabil.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan pihaknya meninjau langsung pasar-pasar untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan pangan pasca-Lebaran.

"Kita mengunjungi dua pasar hari ini, yaitu Pasar Rawamangun di Jakarta dan Pasar Ciputat di Tangerang. Di Rawamangun, pedagangnya belum banyak sehingga harga belum sepenuhnya stabil. Sementara di Pasar Ciputat, harganya sudah sangat bagus," ungkap Ketut, Sabtu (28/3/2026).

Berdasarkan hasil pantauan, harga daging ayam ras di Pasar Ciputat tercatat sekitar Rp35.000 per kg, masih di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp40.000 per kg.

Komoditas hortikultura juga menunjukkan tren penurunan harga. Harga cabai rawit merah, yang sempat melonjak selama Ramadan, kini turun menjadi sekitar Rp60.000 per kg, mendekati HAP konsumen sebesar Rp57.000 per kg. Sementara itu, harga bawang merah dan cabai merah keriting masing-masing tercatat sekitar Rp40.000 per kg.

"Artinya, di sini harga relatif sangat bagus," tegas Ketut. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan perbaikan stabilitas harga pangan pasca-Lebaran dan diharapkan dapat terus terjaga beberapa waktu ke depan.

Pemerintah menargetkan agar harga pangan pokok strategis terus bergerak menuju kondisi stabil, seiring dengan pasokan domestik yang semakin kuat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

"Mudah-mudahan dengan kondisi ini, harga yang relatif bagus bisa tetap stabil ke depannya. Jadi pasca-Lebaran, harga bisa tetap terkendali," pungkas Ketut.

Sebelumnya, pada pekan kedua Maret atau menjelang Hari Raya Idulfitri, harga pangan sempat mengalami fluktuasi, meskipun secara umum masih dalam batas terkendali. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada sejumlah komoditas di berbagai wilayah.

Untuk komoditas daging ayam, kenaikan IPH tercatat di 192 kabupaten/kota, dengan 123 kabupaten/kota masih berada dalam rentang HAP Rp40.000 per kg. Kenaikan IPH cabai rawit merah terjadi di 198 kabupaten/kota, namun 48 kabupaten/kota masih mencatat harga sesuai batas HAP Rp57.000 per kg. Adapun bawang merah mengalami kenaikan IPH di 143 kabupaten/kota, dengan 96 kabupaten/kota tetap berada dalam koridor HAP Rp41.500 per kg.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement