JAKARTA – Mudik ke Jakarta selama Lebaran 2026 mendorong lonjakan wisatawan dan penggunaan transportasi publik, sehingga transaksi ekonomi di Ibu Kota meningkat hingga sekitar Rp21 triliun. Lonjakan mobilitas terlihat dari naiknya jumlah penumpang MRT dan LRT, serta melonjaknya kunjungan ke Monas, Ragunan, dan Ancol.
“Program ini tidak hanya mendorong pergerakan ekonomi, tetapi juga meningkatkan penggunaan transportasi publik secara signifikan,” ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung, Sabtu (28/3/2026).
Pramono mencatat pengguna MRT mencapai 135.117 penumpang, meningkat sekitar 59 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, LRT mencatat 9.987 penumpang, naik sekitar 6 persen.
Di sektor pariwisata, lonjakan pengunjung juga terjadi di sejumlah destinasi unggulan. Kawasan Monas mencatat 126.790 pengunjung, Ragunan 222.991 pengunjung, dan Ancol sekitar 155.000 pengunjung selama masa libur Lebaran.
“Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menikmati Jakarta sebagai destinasi wisata sekaligus kota aktivitas,” kata Gubernur Pramono.
Capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor dalam program Mudik ke Jakarta, termasuk dukungan dari sektor transportasi dan perhotelan.
“Sampai sebelum Lebaran, nilai transaksi program ini mencapai sekitar Rp21 triliun. Kami berharap hingga 31 Maret dapat melampaui Rp25 triliun,” ujarnya.
Pramono menambahkan, sejumlah daerah juga berpartisipasi melalui skema promosi. Beberapa kota mencatat transaksi cukup besar, seperti Semarang sekitar Rp8 miliar dan Surabaya sekitar Rp6,2 miliar.
Pemprov DKI memastikan peningkatan mobilitas tetap diimbangi dengan pelayanan publik yang optimal. “Selama periode mudik hingga Lebaran, pelayanan publik berjalan baik dan tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat,” tuturnya.
Ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta tetap menerapkan kebijakan fleksibilitas kerja sesuai arahan pemerintah pusat. Skema work from office (WFO) dan work from anywhere (WFA) masih diberlakukan dalam masa transisi pascalibur Idulfitri.
“Pengaturan ini bertujuan menjaga keberlanjutan layanan publik agar tetap berjalan baik. Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meski ada fleksibilitas kerja,” tutupnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.