Untuk menjadi nahkoda kapal tanker, seseorang harus menempuh pendidikan di bidang pelayaran. Umumnya, calon nahkoda memulai dari pendidikan kejuruan, kemudian melanjutkan ke sekolah tinggi kelautan.
Selama pendidikan, mereka mempelajari pengoperasian kapal, manajemen kargo, hingga manajemen pelayaran. Program sarjana di bidang ini biasanya ditempuh selama empat tahun, sementara program diploma dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua tahun.
Profesi ini menuntut kompetensi tinggi, tetapi juga menawarkan peluang besar bagi mereka yang ingin berkarier di sektor maritim.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.