Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja di RI Turun, Keyakinan Konsumen Tergerus

Rohman Wibowo , Jurnalis-Sabtu, 11 April 2026 |15:31 WIB
 Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja di RI Turun, Keyakinan Konsumen Tergerus
Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja di RI Turun, Keyakinan Konsumen Tergerus (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) pada periode Maret 2026 di angka 107,8 atau sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan pencapaian bulan sebelumnya yang menyentuh level 110,7. 

Kendati mengalami tekanan, indeks tersebut sejatinya masih bertahan di zona optimistis atau di atas ambang batas 100. Apabila ditinjau dari latar belakang pendidikan, responden dengan gelar pascasarjana justru mencatatkan perbaikan indeks. Sebaliknya, angka IKLK bagi kelompok sarjana mengalami koreksi dari posisi 113,5 menjadi 110,8 pada Maret 2026. Demikian dikutip dari data BI, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Penurunan indeks serupa juga terjadi pada kelompok masyarakat berpendidikan akademi dan diploma, yang sebelumnya berada di level 113,9 kini melemah ke 111,7. Sementara itu, untuk kelompok responden lulusan SMA, nilai IKLK mereka turun dari 107,9 menjadi 104,8.

Tingkat keyakinan mengenai peluang kerja juga menyusut di hampir semua kelompok usia, meskipun secara keseluruhan masih tetap berada di wilayah optimistis di atas 100. Namun, khusus untuk kelompok usia 51 tahun ke atas, indeks tersebut justru terperosok ke zona pesimistis dengan catatan 98,3.

Sebelumnya, indeks ketersediaan lapangan kerja sempat terjebak dalam level pesimistis selama lima bulan berturut-turut, yakni dari Mei hingga September 2025. Tren positif mulai terlihat pada Oktober 2025 dengan kenaikan yang berkelanjutan, sebelum akhirnya kembali melandai dalam survei Bank Indonesia terbaru pada Maret 2026.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement