Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Rayu BlackRock hingga HSBC Investasi di Indonesia

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 15 April 2026 |05:15 WIB
Purbaya Rayu BlackRock hingga HSBC Investasi di Indonesia
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
A
A
A

Ia juga mencatat bahwa para investor menilai fondasi makroekonomi Indonesia masih kuat. Bahkan, muncul pandangan bahwa sejumlah lembaga pemeringkat internasional dinilai terlalu cepat mengubah outlook terhadap Indonesia. “Investor beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat, sementara data ekonomi terkini belum sepenuhnya lengkap,” ujar Purbaya.

Selain itu, ia menerima masukan agar pemerintah Indonesia lebih proaktif memperkuat komunikasi dengan pelaku pasar global guna meminimalkan kesalahpahaman yang dapat memengaruhi persepsi ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan bahwa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sesuai target menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan investor. Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dengan target mencapai 5,5 persen pada triwulan I dan II.

“Jika Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen pada triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, hal ini akan meningkatkan keyakinan investor untuk memperbesar investasinya di Indonesia,” jelasnya.

Baca selengkapnya: Di AS, Purbaya Rayu BlackRock hingga HSBC Investasi di Indonesia

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement