Selain sebagai sumber pendapatan, jangkauan digital yang luas ini juga dimanfaatkan perseroan sebagai alat pemasaran yang efisien. Angela mencatat bahwa promosi di platform digital global memberikan efisiensi biaya (cost efficiency) yang sangat ampuh di era saat ini.
Langkah monetisasi digital ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap fundamental perusahaan. Berdasarkan laporan kinerja tahun 2025, MSIN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp985 miliar, melonjak drastis sebesar 140 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp3,8 triliun, di mana segmen content IP and others menjadi kontributor terbesar senilai Rp2,1 triliun. Disusul oleh pendapatan dari subscription sebesar Rp869 miliar dan online advertising sebesar Rp856 miliar.
Keberhasilan performa keuangan ini juga beriringan dengan rencana strategis MSIN untuk melakukan secondary listing di bursa luar negeri. Langkah ini bertujuan untuk memperluas basis investor internasional serta meningkatkan visibilitas perseroan di pasar global, yang sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 April 2026.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.