Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana Usai RI Amankan Minyak dan LPG dari Rusia

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 16 April 2026 |16:07 WIB
Prabowo Panggil Bahlil ke Istana Usai RI Amankan Minyak dan LPG dari Rusia
Prabowo Panggil Bahlil ke Istana Usai RI Amankan Minyak dan LPG dari Rusia (Foto: Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (16/4/2026).

Diketahui, sebelumnya Presiden Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke Rusia bertemu dengan Presiden Vladimir Putin, salah satunya untuk melakukan peningkatan kerja sama di bidang energi dengan Rusia.

Bahlil tiba sekitar pukul 14.50 WIB. Dia tampak mengenakan setelan kemeja dan celana hitam memasuki kompleks Istana Kepresidenan. 

Namun, Bahlil enggan merespons pertanyaan awak media terkait kedatangannya ke Istana kali ini. Dia menegaskan akan rapat terlebih dahulu dengan Presiden Prabowo.

"Rapat dulu ya sama bapak (Presiden) ya," kata Bahlil.

Ketika ditanya terkait apakah membahas mengenai tindak lanjut kunjungan ke Rusia, Bahlil enggan mengungkapkan kepada awak media. 

"Nanti balik akan saya laporkan ya," ujarnya.

Sebelumnya, Indonesia mendapatkan pasokan minyak mentah dan LPG dari Rusia. Hal ini merupakan hasil diplomasi energi ke Rusia sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasokan global. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bahkan turun langsung mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengawal misi strategis tersebut. Diplomasi Menteri ESDM bukan sekadar agenda bilateral biasa, melainkan diarahkan untuk memastikan stabilitas pasokan energi domestik. 

Sejumlah isu krusial menjadi fokus pembahasan, mulai dari potensi kerja sama pasokan minyak mentah, investasi di sektor energi, hingga pengembangan infrastruktur seperti kilang minyak.

 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev pada hari Selasa (14/4) melakukan tatap muka langsung di Kantor Kementerian Energi Moskow, Rusia. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin sehari sebelumnya.

Dalam forum tersebut, kedua pihak membahas peluang konkret kerja sama energi yang dapat segera ditindaklanjuti, terutama kepastian pasokan minyak mentah (crude) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG). 

Rusia menyatakan kesiapan untuk mendukung ketahanan energi Indonesia, salah satunya suplai minyak dan gas bumi (Migas) dan penyimpanan (storage). Pertemuan itu turut dihadiri perwakilan sejumlah perusahaan energi Rusia, antara lain Rosneft, Ruschem, Zahrubesneft, dan Lukoil.

"Hari ini saya baru selesai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi Rusia dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan pembicaraan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Putin. Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik dimana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," kata Bahlil seusai pertemuan dalam keterangannya, Jakarta.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement