Untuk memenuhi kebutuhan LPG dalam negeri, Bahlil mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang siap menjual gasnya di dalam negeri sebelum menjual ke luar negeri. Langkah turut memperkuat cadangan LPG dalam negeri ditengah pasokan yang tersendat dan peningkatan kebutuhan.
Ia mengapresiasi kepada seluruh KKKS yang mana kuota ekspor 30 persen yang sebelumnya diberikan pemerintah, dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dahulu. Sehingga cadangan energi nasional dipastikan dalam posisi aman untuk saat ini.
"Mulai 2 hari kemarin, LPG kita cadangannya sudah diatas 10 hari, sudah mendekati normal. Jadi tidak perlu keraguan lagi," kata Bahlil (10/4).
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.