JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pimpinan International Monetary Fund (IMF) menyodorkan pinjaman kepada pemerintah Indonesia. Tawaran utang ini disebut sebagai bantalan fiskal bagi RI guna bertahan di tengah ketidakpastian global.
Adapun Purbaya melawat ke Amerika Serikat sejak awal pekan ini dengan kepentingan diplomasi ekonomi RI. Pertemuan dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva menjadi salah satu agenda.
Berikut fakta-fakta Utang IMF Ditolak Purbaya yang dirangkum Okezone, Minggu (19/4/2026).
Pada mulanya, Kristalina menjelaskan soal dinamika geopolitik di Timur Tengah akibat perang yang dimulai serangan AS akan berlangsung dalam waktu tidak sebentar. Muara perang dan bakal apa kesepakatannya pun tak mampu diidentifikasi.
Purbaya lantas menanyakan soal apa yang bisa dilakukan IMF untuk membantu kurangi efek ekonomi akibat ketidakpastian gobal.
"Dia (Kristalina) bilang IMF tidak punya otoritas dalam hal itu. Tapi mereka menyediakan dana bantuan untuk negara-negara yang membutuhkan," ujar Purbaya mengingat percakapan dengan Kristalina, dikutip dalam keterangan resmi.