Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BRI Integrasikan Praktik Keuangan Berkelanjutan dalam Strategi Bisnis dan Operasional

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |10:33 WIB
BRI Integrasikan Praktik Keuangan Berkelanjutan dalam Strategi Bisnis dan Operasional
BRI integrasikan prinsip keuangan berkelanjutan ke dalam strategi bisnis dan operasional Perseroan. (Foto: dok BRI)
A
A
A

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) ke dalam strategi bisnis dan operasional Perseroan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BRI dalam menciptakan pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (10/4), Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan BRI secara konsisten telah menjalankan berbagai inisiatif keuangan berkelanjutan yang terstruktur dan terukur, termasuk pemenuhan kewajiban sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017. 

“Perseroan juga telah mempublikasikan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 melalui situs resmi Perseroan dan Bursa Efek Indonesia (BEI), serta menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) untuk periode jangka panjang 2026–2030 dan jangka pendek sebagai panduan implementasi ke depan,” ujarnya.

Akhmad menjelaskan bahwa integrasi aspek keberlanjutan merupakan bagian penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Perseroan secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek bisnis dan operasional. Hal ini tidak hanya untuk memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga sebagai upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Akhmad.

Dalam implementasinya, BRI mencatat berbagai capaian signifikan dalam mendorong keuangan berkelanjutan. Hingga tahun 2025, Perseroan telah menyalurkan pembiayaan ke Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) sebesar Rp93,2 triliun atau sekitar 6,94 persen dari total portofolio pembiayaan. Selain itu, pembiayaan ke Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) mencapai Rp718,7 triliun atau sekitar 53,5 persen dari total pembiayaan Perseroan.

Sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial, BRI juga telah menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun, yang diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Perseroan juga telah melaksanakan analisis Climate Risk Stress Testing (CRST) sesuai dengan panduan OJK sebagai bagian dari penguatan manajemen risiko terkait perubahan iklim.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement