Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga BBM Terbaru Hari Ini, 1 Mei 2026 Naik Lagi?

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |07:06 WIB
Harga BBM Terbaru Hari Ini, 1 Mei 2026 Naik Lagi?
Harga BBM Terbaru Hari Ini, 1 Mei 2026 Naik Lagi? (Foto: Pertamina Patra Niaga)
A
A
A

JAKARTA - Harga BBM terbaru hari ini, Kamis 30 April 2026. Harga BBM akan kembali disesuaikan pada 1 Mei 2026. Pemerintah telah memberi sinyal akan ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi tahap 2 setelah naik sejak 18 April 2026.

Pertamina telah menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex imbas lonjakan harga minyak dunia yang menembus USD100 per barel.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan penyesuaian harga BBM nonsubsidi tahap selanjutnya akan dipengaruhi oleh perkembangan harga minyak dunia.

“(Penyesuaian harga) tahap berikutnya kita lihat penyesuaiannya. Kalau harganya turun, ya nggak naik. Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM belum lama ini.

Penyesuaian harga tersebut selaras dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengacu kepada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Alasan Harga BBM Nonsubsidi Naik

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Media Wahyudi Askar menilai rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dapat menjaga ruang fiskal di tengah tingginya harga minyak dunia.

“Menaikkan harga BBM nonsubsidi secara prinsip tepat. Alasannya, pertama tekanan APBN kita lumayan besar dan harga minyak global masih sangat tinggi,” ujar Media dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa 28 April 2026.

Menurut dia, harga minyak global masih sangat tinggi sehingga bila BBM nonsubsidi tidak disesuaikan akan semakin menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta kinerja badan usaha, baik milik negara maupun swasta.

“Jadi beban fiskal negara meningkat karena subsidi dan kompensasi energi,” kata Media.

Media meyakini dengan menaikkan BBM nonsubsidi, ruang fiskal dapat terjaga karena mengurangi kebutuhan subsidi. Dia menyebut selama ini harga BBM nonsubsidi memang mengikuti perkembangan harga pasar.

Apabila harga di pasar global naik, harga jualnya juga akan naik. Jika tidak, hal tersebut akan membuat Pertamina merugi.

Meski begitu, Media menyebut opsi menaikkan harga Pertamax 92 tetap memiliki risiko. Selama ini konsumen Pertamax 92 digolongkan sebagai masyarakat kelas menengah ke atas.

Media khawatir kenaikan ini akan menimbulkan pergeseran, dari yang selama ini mengonsumsi Pertamax 92 beralih ke Pertalite.

“Ada kendaraan tertentu yang kemudian akhirnya berpindah dari Pertamax ke Pertalite. Jadi konsumsi Pertalite menjadi lebih banyak dan ini malah membebani APBN juga. Hal ini harus diantisipasi,” ujar dia.

 

Harga BBM Naik di April 2026

Diketahui, pada Sabtu 18 April 2026, harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400 per liter dari harga sebelumnya Rp13.100 per liter. Harga Dextlite naik menjadi Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

Sedangkan, harga Pertamina Dex naik menjadi Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter. Demikian mengutip laman resmi Pertamina di Jakarta.

Sementara, harga BBM Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green tidak naik. Pertamax masih Rp12.300 per liter dan Pertamax Green Rp12.900 per liter. Pertamina juga masih mempertahankan harga BBM subsidi jenis Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai naiknya harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengikuti tren kenaikan harga minyak dunia yang terdampak oleh perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia.

Berikut ini daftar terbaru harga BBM Pertamina sejak 18 April 2026:

BBM Pertamina

Solar subsidi Rp6.800 per liter
Pertalite Rp10.000 per liter
Pertamax Rp12.300 per liter
Pertamax Green Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo Rp19.400 per liter
Dextlite Rp23.600 per liter
Pertamina Dex Rp23.900 per liter

Di sisi lain, SPBU swasta seperti BP juga menaikkan harga BBM. Sementara SPBU Shell dan Vivo belum mengumumkan penyesuaian harga BBM hingga saat ini. Berikut daftarnya:

BBM BP

BP Ultimate Rp12.930 per liter
BP 92 Rp12.390 per liter
BP Ultimate Diesel Rp25.560 per liter, naik dari Rp14.620 per liter

BBM Shell

Shell Super Rp12.390 per liter
V-Power Diesel Rp14.620 per liter

BBM Vivo 

Revvo 92: Rp12.390 per liter
Revvo 95: Rp12.930 per liter
Diesel Primus: Rp14.610 per liter

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement