Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga BBM Naik di April 2026, Cek Daftar Terbarunya Hari Ini 29 April

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 29 April 2026 |07:13 WIB
 Harga BBM Naik di April 2026, Cek Daftar Terbarunya Hari Ini 29 April
Harga BBM Naik di April 2026, Cek Daftar Terbarunya Hari Ini 29 April (Foto: Pertamina Patra Niaga)
A
A
A

JAKARTA - Harga BBM naik di April 2026 imbas lonjakan harga minyak dunia yang menembus USD100 per barel. Pertamina telah menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex sejak Sabtu 18 April 2026.

Usai kenaikan harga BBM nonsubsidi di April 2026, Pemerintah memberi sinyal akan ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi tahap 2. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan penyesuaian harga BBM nonsubsidi tahap selanjutnya akan dipengaruhi oleh perkembangan harga minyak dunia.

“(Penyesuaian harga) tahap berikutnya kita lihat penyesuaiannya. Kalau harganya turun, ya nggak naik. Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM belum lama ini.

Penyesuaian harga tersebut selaras dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengacu kepada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Harga BBM Naik di April 2026

Harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400 per liter dari harga sebelumnya Rp13.100 per liter. Harga Dextlite naik menjadi Rp23.600 per liter dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

Sedangkan, harga Pertamina Dex naik menjadi Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter. Demikian mengutip laman resmi Pertamina di Jakarta.

Sementara, harga BBM Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green tidak naik. Pertamax masih Rp12.300 per liter dan Pertamax Green Rp12.900 per liter. Pertamina juga masih mempertahankan harga BBM subsidi jenis Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai naiknya harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengikuti tren kenaikan harga minyak dunia yang terdampak oleh perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement