Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bertemu Pengusaha Dapur MBG, Ketum Kadin Sebut Ekonomi Bergerak Sampai Daerah

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |08:26 WIB
Bertemu Pengusaha Dapur MBG, Ketum Kadin Sebut Ekonomi Bergerak Sampai Daerah
Bertemu Pengusaha Dapur MBG, Ketum Kadin Sebut Ekonomi Bergerak Sampai Daerah (Foto: Dokumentasi)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif strategis yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas generasi mendatang, tetapi juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan serta menggerakkan perekonomian daerah.

Menurutnya, implementasi program tersebut perlu didukung penuh karena mampu mendorong aktivitas ekonomi hingga ke tingkat kabupaten dan kota, bukan hanya terpusat di wilayah tertentu.  Hal ini disampaikan Anindya saat menerima audiensi Gabungan Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (Gamdi) di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (29/04/2026).

"Program ini (MBG) tidak mengambil alih pengusaha lokal, tetapi justru menggerakkan ekonomi sampai ke daerah,” kata Anindya.

Anindya menjelaskan, Gamdi terdiri dari berbagai pelaku usaha dengan rantai pasok yang lengkap, mulai dari penyedia bahan pangan seperti sayur dan protein, penyedia peralatan, hingga pihak yang memiliki keahlian di bidang properti, sertifikasi, dan hukum. Keberagaman tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran, termasuk dalam pengelolaan anggaran.

“Jadi memang ini kita mesti berkolaborasi untuk Indonesia Incorporated, tapi kita fokus justru untuk mengembangkan ekonomi daerah dan UMKM. Jadi itulah intinya. Teknologi bisa dari mana-mana, mitra bisa dari mana-mana, tapi fokusnya untuk mengembangkan perekonomian di daerah menuju kepada perekonomian nasional yang tangguh,” terang Anin.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement