Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Jamin Rampungkan Hambatan Investasi Tiap Minggu, Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2026 |16:07 WIB
Purbaya Jamin Rampungkan Hambatan Investasi Tiap Minggu, Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen
Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa partisipasi sektor swasta adalah kunci utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029. 

Dalam seminar debottlenecking yang dihadiri para duta besar dan pengusaha asing, Purbaya mengungkapkan bahwa belanja pemerintah hanya berkontribusi sekitar 10 persen terhadap ekonomi, sementara sisanya bergantung pada geliat swasta.

Purbaya menekankan bahwa pemerintah saat ini beralih ke pendekatan yang lebih praktis untuk menyelesaikan hambatan bisnis daripada sekadar berkutat pada perbaikan administrasi regulasi di awal.

"Banyak orang menyarankan agar saya memperbaiki kerangka regulasi di negara saya. Tetapi saya mengatakan kepada mereka bahwa jika saya mulai dari hal-hal administratif, yaitu memperbaiki regulasi, saya mungkin akan melewatkan kondisi sebenarnya yang dihadapi sektor swasta. Jadi pendekatan saya adalah sebaliknya," jelas Purbaya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Pemerintah telah membentuk gugus tugas khusus berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dengan Purbaya sebagai salah satu wakil ketuanya. Gugus tugas ini bertugas untuk "menghilangkan kekacauan" birokrasi dan hambatan investasi secara mingguan.

Hingga saat ini, tercatat ada 142 pengaduan yang masuk melalui saluran debottlenecking.

Dari jumlah tersebut, 83 kasus telah dibahas secara terbuka dan 45 di antaranya telah berhasil diselesaikan sepenuhnya.

"Setiap minggu, kami menyelesaikan satu, dua, hingga empat kasus, dan sejauh ini berjalan lancar. Kami berhasil menghilangkan hambatan dengan cepat. Saya yakin satu tahun dari sekarang, iklim lingkungan di Indonesia akan jauh lebih baik daripada sekarang," ungkapnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement