Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengusaha Cemas Rupiah Tembus Rp17.500 per USD

Rohman Wibowo , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |08:05 WIB
Pengusaha Cemas Rupiah Tembus Rp17.500 per USD
Pengusaha mengaku khawatir setelah nilai tukar rupiah menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Kondisi tersebut pada akhirnya menciptakan efek domino yang menghantam industri kemasan serta berbagai sektor hilir lainnya.

“Situasi ini menunjukkan adanya cost-push inflation pressure yang tidak hanya terbatas pada satu sektor, tetapi memiliki efek transmisi yang luas ke seluruh rantai pasok,” imbuh Shinta.

Di saat bersamaan, Apindo juga menyoroti menguatnya dolar AS yang secara tidak langsung membengkakkan beban kewajiban finansial perusahaan dalam bentuk valuta asing, baik pembayaran bunga pinjaman maupun cicilan pokok utang. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pengelolaan arus kas perusahaan dan meningkatkan profil risiko korporasi.

Situasi semakin pelik karena pelaku usaha tidak memiliki ruang gerak yang memadai untuk menaikkan harga jual produk di tengah daya beli masyarakat yang masih lesu. Akibatnya, sebagian besar tekanan biaya harus diserap langsung oleh perusahaan.

“Dalam kondisi daya beli yang belum sepenuhnya pulih, ruang untuk melakukan penyesuaian harga juga terbatas, sehingga sebagian tekanan biaya harus diserap oleh pelaku usaha. Ini yang kemudian menekan margin dan memengaruhi keputusan ekspansi maupun penyerapan tenaga kerja,” katanya.

Meski tengah tertekan, Shinta menegaskan pelaku industri memahami bahwa tekanan terhadap rupiah bukan semata-mata disebabkan faktor domestik, melainkan dampak dari dinamika ekonomi global yang lebih luas.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement