Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Rupiah Merosot ke Rp17.600 per USD

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 15 Mei 2026 |13:10 WIB
Penyebab Rupiah Merosot ke Rp17.600 per USD
Nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp17.600 per dolar AS pada perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Dari sisi moneter AS, pasar mulai berekspektasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat tidak akan menurunkan suku bunga pada 2026. Hal ini dipicu oleh tingginya inflasi dan lonjakan harga bensin di AS.

Kondisi tersebut membuat indeks dolar tetap berada pada posisi kuat, ditambah sentimen perang dagang antara AS dan Tiongkok.

Meskipun pasar domestik sedang tutup, Bank Indonesia (BI) dilaporkan terus memantau dan melakukan intervensi di pasar internasional guna meredam volatilitas. Ibrahim mencatat adanya pergerakan intervensi yang cukup efektif pada pagi ini.

“Artinya Bank Indonesia benar-benar melakukan intervensi di pasar internasional. Mungkin nanti kita akan berbicara berbeda pada saat pembukaan pasar hari Senin (18/5),” jelas Ibrahim.

Ibrahim memperingatkan adanya potensi beban berat pada anggaran negara akibat tingginya subsidi bahan bakar minyak (BBM), mengingat 85 persen dari 1,5 juta barel minyak yang diimpor dialokasikan untuk kebutuhan subsidi. Jika tekanan berlanjut, ia memprediksi rupiah bisa menembus level Rp18.000 hingga Rp22.000 dalam skenario terburuk.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement