Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Negara Minta Pupuk dan Beras dari Indonesia, Prabowo: Bayangkan Kalau Kita Tak Swasembada

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 17 Mei 2026 |16:01 WIB
Banyak Negara Minta Pupuk dan Beras dari Indonesia, Prabowo: Bayangkan Kalau Kita Tak Swasembada
Banyak Negara Minta Pupuk dan Beras dari Indonesia, Prabowo: Bayangkan Kalau Kita Tak Swasembada (Foto: Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan banyak negara meminta pupuk dan beras dari Indonesia imbas perang di Timur Tengah. Prabowo pun mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian yang dinilai berhasil memperkuat sektor pertanian nasional. 

Berkat penguatan tersebut, Indonesia kini mulai dipercaya berbagai negara untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan di tengah ketidakpastian global. Prabowo menegaskan bahwa kekayaan Indonesia harus dijaga dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, Indonesia dinilai mulai menunjukkan kekuatan baru terutama pada sektor pangan dan pertanian.

“Sekarang saja sudah terbukti banyak negara yang kesulitan, panik karena perang di Timur Tengah. Selat Hormuz ditutup. Dua puluh persen BBM dunia lewat Selat Hormuz. Berarti pupuk terpengaruh karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas,” kata Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Presiden, kondisi global tersebut membuat banyak negara mulai menghadapi tekanan terhadap pasokan pupuk dan pangan. Namun di tengah situasi tersebut, Indonesia justru berada pada posisi yang mampu membantu negara lain.

“Sekarang saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada di pihak yang bisa memberi bantuan,” ujar Presiden.

Prabowo menyebut sejumlah negara telah meminta pasokan pupuk dari Indonesia, mulai dari Australia, Filipina, India, Bangladesh hingga Brasil. “Australia minta tolong kita. Kita jual pupuk ke Australia 500 ribu ton urea. Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh minta ke kita, Brasil minta ke kita. Perintah saya bantu semua,” katanya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement