Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Optimistis Rupiah Kembali Stabil di Juli 2026, Targetkan Kurs Rp16.200 per Dolar AS

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2026 |16:37 WIB
BI Optimistis Rupiah Kembali Stabil di Juli 2026, Targetkan Kurs Rp16.200 per Dolar AS
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

Denny menjelaskan, ketegangan di Selat Hormuz telah mendorong harga minyak dunia naik hingga mencapai USD107 per barel.

Selain itu, meningkatnya persepsi inflasi global juga menyebabkan US treasury naik ke level 4,6-4,7 persen, sehingga memberikan tekanan terhadap mata uang banyak negara, termasuk Rupiah.

 

"Jadi kalau kita melihat per Mei ini banyak sekali negara yang melemah terhadap USD. Dan tentunya tadi sebagaimana yang disepakati oleh Komisi XI dan juga Bank Indonesia, kita meyakini dengan fundamental ekonomi yang Indonesia yang baik, pertumbuhan yang baik, inflasi yang terkendali," lanjut Denny.

Dia pun menambahkan, stabilitas rupiah tidak hanya bergantung pada kebijakan Bank Indonesia, tetapi juga memerlukan sinergi seluruh pihak untuk memperkuat perekonomian nasional.

"Diperlukan sinergi dari berbagai pihak untuk bekerjasama dalam mereka memperkuat ekonomi negara Indonesia, termasuk juga nanti dengan memperkuat dan juga meningkatkan stabilitas nilai Rupiah," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement