Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Melemah, DPR Desak BI Segera Bertindak

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2026 |18:35 WIB
Rupiah Melemah, DPR Desak BI Segera Bertindak
Anggota DPR RI Misbakhun (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi XI DPR RI meminta Bank Indonesia (BI) mengambil langkah serius untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mendesak agar Rupiah kembali ke level Rp16.500 per dolar AS sesuai asumsi makro dalam APBN 2026.

"Kita meminta kepada Bank Indonesia melakukan langkah-langkah yang sungguh-sungguh, bagaimana melakukan upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah kepada kesepakatan politik yang kita punyai, yaitu di asumsi makro APBN 2026 di mana rupiah itu berada pada angka Rp16.500 rata-rata," ungkapnya di Kompleks Parlemen, Senin (18/5/2026).

Menurut Misbakhun, BI telah menyampaikan bahwa secara historis Rupiah cenderung menguat pada periode Juni hingga September. Namun, ia menyoroti bahwa sejak awal tahun 2026, nilai tukar Rupiah belum pernah menyentuh level Rp16.500 per dolar AS.

"Ini yang harus dijadikan perhatian oleh Bank Indonesia bagaimana nanti supaya rata-rata nilai tukar itu bisa sesuai dengan asumsi makro. Karena apa, nilai tukar Rupiah yang saat ini itu memberikan tekanan yang berat kepada impor," lanjutnya.

Misbakhun menyebut, transmisi pembelian impor dikhawatirkan akan mempengaruhi inflasi. Dan dampak ini tidak hanya akan dirasakan oleh pemerintah dalam pengadaan BBM dan LPG, tetapi juga kepada pihak swasta yang menggantungkan sebagian bahan baku produksi seperti plastik kepada impor.

 

Ia juga menegaskan bahwa permintaan DPR agar Rupiah kembali ke level Rp16.500 bukan target yang berlebihan, melainkan sesuai dengan kesepakatan politik yang telah ditetapkan bersama pemerintah dalam penyusunan APBN 2026.

"Kita minta tidak muluk-muluk, tidak terlalu tinggi-tinggi amat permintaan kita. Supaya nilai tukar dibawa kepada angka stabilisasi di Rp16.500 seperti kesepakatan kita," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement