Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Pastikan Kondisi Indonesia Jauh Berbeda dengan Krisis 1998

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |06:02 WIB
Purbaya Pastikan Kondisi Indonesia Jauh Berbeda dengan Krisis 1998
Purbaya Pastikan Kondisi Indonesia Jauh Berbeda dengan Krisis 1998 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Indonesia saat ini jauh berbeda dengan krisis moneter 1998. Purbaya membantah pelemahan nilai tukar Rupiah yang kini mencapai Rp17.600-Rp17.700 per USD dikaitkan dengan kondisis krisis moneter tahun 1998.

Purbaya menegaskan bahwa struktur dan fondasi ekonomi nasional saat ini jauh lebih kuat dan resilien dalam menghadapi guncangan eksternal. Menurut Purbaya, terdapat perbedaan fundamental pada sisi kebijakan makro serta stabilitas dalam negeri jika dibandingkan dengan situasi hampir tiga dekade lalu tersebut.

"Kalau rupiah melemah, seolah-olah kita akan bergerak seperti 1998 lagi. Beda, 1998 itu kebijakannya salah dan 'instability social-politic' terjadi setelah setahun kita resesi," ujar Purbaya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Purbaya menguraikan, riwayat krisis 1998 dipicu oleh hantaman resesi ekonomi yang sudah mendera Indonesia sejak pertengahan tahun 1997. Kondisi tersebut kemudian memicu rentetan efek domino berupa ketidakstabilan sosial dan politik yang masif.

Sebaliknya, kondisi Indonesia hari ini dinilai sangat bertolak belakang karena roda perekonomian domestik terbukti masih mampu melakukan ekspansi dan tumbuh dengan kuat. Situasi positif ini memberikan ruang kendali yang cukup lebar bagi pemerintah untuk memulihkan indikator makro yang sempat terdampak oleh volatilitas global.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement